Bengkayang — Ibunda Guru Kabupaten Bengkayang
yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Bengkayang, Ny. Anita Sebastianus Darwis,
S.E., M.M., melakukan monitoring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
di SDN 4 Bengkayang dan SMP AMKUR Bengkayang, Selasa pagi, 13 Januari 2026. Kegiatan monitoring
yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB tersebut turut didampingi
oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono,
S.KM., M.K.M.
Monitoring ini
dilaksanakan sebagai upaya memastikan keberlangsungan serta kualitas
pelaksanaan Program MBG di satuan pendidikan, sebagaimana diamanatkan dalam
Surat Edaran Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 1 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan
Operasional Program MBG Tahun 2026. Dalam peninjauan tersebut, Ny. Anita
melihat secara langsung proses penerimaan makanan dari Satuan Pelayanan
Pemenuhan Gizi (SPPG), pembagian makanan kepada peserta didik, serta kesiapan
sekolah terkait sarana dan prasarana cuci tangan. Ia juga menyaksikan secara
langsung antusiasme para siswa dalam menikmati menu MBG yang disajikan.
Selain itu, Ibunda
Guru Kabupaten Bengkayang berdialog dengan para siswa penerima manfaat, guru,
serta kepala sekolah guna memperoleh gambaran nyata terkait pelaksanaan Program
MBG di lapangan. Dari hasil peninjauan tersebut, Ny. Anita menegaskan bahwa
Program MBG memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan mutu
pendidikan dengan memastikan peserta didik berada dalam kondisi sehat, cerdas,
dan siap mengikuti proses pembelajaran.
“Program Makan
Bergizi Gratis ini bukan hanya tentang memberikan makanan, tetapi tentang
menyiapkan anak-anak kita agar tumbuh sehat, berkarakter, dan siap belajar. Melalui
program ini, kita juga menanamkan edukasi gizi, perilaku hidup bersih dan
sehat, serta nilai-nilai religius seperti berdoa sebelum makan dan menghargai
makanan yang diterima,” ujar Ny. Anita.
Ia juga menambahkan
bahwa Program MBG merupakan salah satu program prioritas Kementerian Pendidikan
Dasar dan Menengah yang membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan,
termasuk pemerintah daerah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan Kabupaten Bengkayang, Heru Pujiono, menyampaikan bahwa kegiatan
monitoring ini penting untuk memastikan seluruh ketentuan operasional Program
MBG berjalan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan, mulai dari standar
gizi, kebersihan, hingga ketepatan sasaran penerima manfaat. Menurutnya,
pengawasan langsung di lapangan menjadi langkah strategis untuk menjaga
kualitas pelaksanaan program.
Melalui monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan,
diharapkan pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Bengkayang dapat berjalan optimal,
tepat sasaran, dan berkualitas, serta memberikan dampak positif nyata terhadap
kesehatan dan prestasi belajar peserta didik. Dinas Pendidikan Bersama Pemda Kabupaten
Bengkayang berkomitmen untuk
mendukung program strategis nasional di bidang pendidikan dan kesehatan demi
terwujudnya generasi Bengkayang yang mantap dan gemilang. (fk)