Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bengkayang berlangsung khidmat dan penuh semangat di SD Negeri 01 Monterado, Sabtu (2/5/2026). Upacara yang dipusatkan di wilayah Korwil V tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, S.E., M.M., yang bertindak sebagai pembina upacara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1209/Bky Letkol Inf. Aprianda, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Heru Pujiono, S.K.M., M.K.M, para kepala perangkat daerah, Camat Monterado, unsur Forkopimcam, Koordinator Wilayah V Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pengawas sekolah, kepala satuan pendidikan, guru, tenaga kependidikan, serta para tamu undangan lainnya.
Peringatan Hardiknas tahun ini mengusung semangat “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Bengkayang, disampaikan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk meneguhkan dedikasi, komitmen, dan semangat seluruh elemen bangsa dalam memenuhi amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan oleh Bupati Bengkayang, disampaikan bahwa Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan kembali spirit pendidikan nasional. Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan dengan ketulusan, kasih sayang, dan pendampingan untuk menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman, berkarakter, cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara melalui sistem among—asah, asih, dan asuh—menjadi fondasi penting dalam membangun generasi bangsa yang unggul.
Lebih lanjut, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang didukung lima kebijakan strategis, yaitu pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter melalui budaya sekolah ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi, numerasi, STEM, dan Tes Kompetensi Akademik (TKA), serta perluasan akses pendidikan yang inklusif, mudah, dan fleksibel bagi seluruh anak bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bengkayang menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkayang terus mendukung transformasi pendidikan nasional, khususnya di wilayah perbatasan, melalui penguatan mutu pembelajaran, digitalisasi pendidikan, pembangunan sarana prasarana, serta penguatan karakter peserta didik. Komitmen tersebut sejalan dengan semangat Kabupaten Bengkayang untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Bengkayang menjadi pengingat bahwa membangun pendidikan bukan hanya tugas pemerintah ataupun sekolah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan inovasi, Kabupaten Bengkayang terus bergerak mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan demi melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (PSSHA)